Assalamu'alaikum...
Salam STep Us!
Tak terasa sudah semester akhir di SMA. Banyak suka dan duka yg telah dilalui bersama kawan seperjuangan. Tertawa, bercerita, dan meneriaki dunia fana ini bersama. Tp simpan dulu cerita indah itu sejenak dan coba menatap kedepan utk sesaat. Bersiaplah utk menemui "batu pijakkan" licin yg menghadang di perjalanan waktu menuju masa depan: Ujian Akhir. Banyak org yg meremehkan hal ini padahal tdk sedikit pelajar yg "terpeleset" saat menapakkinya. Sebenarnya ada beberapa hal yg jarang diperhatikan oleh pelajar namun mempunyai dampak besar terhadap hasil ujian.
1. Belajar, belajar, dan belajar. Itu adalah kesalahan utama pelajar ketika menghadapi ujian. Memangnya selama 2,5 thn pada kmn saja? Di semester akhir, belajar utk mengejar materi selama 3 thn itu sama dengan sia-sia. Di semester ke-6 ini cara paling ampuh utk mengingat materi yg lalu bknlah belajar tetapi mengajari. Berbagi ilmu itu perlu, itung2 amal, coz klo kita brbagi, ilmu itu akan manfaat dan lama nyantolnya d otak. Coba aja sok-sok mengajarkan adik kls tentang materi yg lalu tp sambil bw buku biar ga tengsin waktu lupa. Yah gw jg yakin pasti ada lah materi yg nyantol2 di otak walaupun sedikit. Lagipula namanya pelajaran mau IPA atau IPS bahkan Bahasa itu kalau kita bisa menangkap kepalanya, insya' Allah ekornya akan nyusul. O ya, jgn sungkan bertanya atau minta ajarin sama kawan lu yg pinter (asal jgn ketauan adik kls, tp trserah jg sih), biasanya pnjelasan tmn itu lebih mudah dipahami (ini sih pndapat gw).
2. Selalu mengikuti kata orang tua. Orang tua lu menyuruh lu utk begini begitu dan sialnya lu dengan sendiko dawuh selalu mengikuti. Kasihan. Lu sudah dewasa, ga malu sama bulu2 lu yg sdh lebat khususnya di bagian 'ehm (maksudnya betis)? Mulai skrg berpikirlah kalau lu hidup sendiri dan lu yg menentukan ms dpn lu. Orang tua akan mendukung anaknya kalau anaknya serius dgn prospeknya. Lihat kemampuan dan minat lu.
3. Jgn berhenti menggali potensi yg dimiliki. Gw yakin sekolah lu melarang siswanya yg kls 3 utk aktif dlm kegiatan ekskul. Gw setuju. Tp gw melarang lu utk berhenti menggali potensi lu. Yg gw amati dr thn ke thn ketika sdh memasuki semester akhir memang ad penurunan intensitas aktivitas yg berhubungan dgn bakat dan hobi. Alasannya tdk jauh dr org tua dan guru. Menurut gw justru lu mesti konsisten menggali potensi lu. Memangnya seminggu berkutat dgn buku tdk membuat lu jenuh?
4. Do'a dan sodaqoh. Setiap thn pasti mesjid ramai diisi oleh senior kls 3. Kalau mesjid bs dipersentasikan akn menunjukkan hasil seperti ini: masyarakat (16%), guru-staf-karyawan (19%), kls 1 (17,5%), kls 2 (17,5%), dan kls 3 (30%). Dan jika digambar grafik perbandingan kls 1, kls 2, dan kelas 3 akan seperti ini: _/ (kls 1 dan kls 2 jumlahnya sm dan relatif lebih sedikit dibandingkan kls 3). Disini yg agak gw sesalkan knp tdk dr kls 1 sj kt taubat. Coba seandainya kt taubat dr kls 1 mungkin hasil yg kt dpt akan lebih memuaskan, ya? Yah, lebih baik terlambat daripada tdk sama sekali. Yg terpenting kt tetap setia di jalur-Nya dan jgn sampai terjerumus ke lubang hitam yang sunyi dan gelap.
High School Never End! Yo!
Wassalam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar