Selasa, 29 November 2011

SEMIFINAL Sepakbola SEA Games ke-26, VIETNAM vs INDONESIA (0-2)

Kegembiraan tim setelah mencetak goal ke gawang vietnam pada menit 62.
 
JAKARTA - Indonesia memetik kemenangan 2-0 atas Vietnam di semifinal SEA Games XXVI. Hasil tersebut mengantar 'Garuda Muda' kembali berhadapan dengan Malaysia untuk memperebutkan medali emas di final. Dua gol Indonesia dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (19/11/2011) malam WIB tercipta di babak kedua. Yang pertama dilesakkan Patrich Wanggai di menit 60 lewat eksekusi tendangan bebas, sementara gol kedua dilesakkan Titus Bonai di menit 89.

Hasil ini mengantar Indonesia masuk final SEA Games XXVI, yang merupakan final pertama sejak yang terakhir tahun 1997 lalu. Sukses ini juga membuka peluang Indonesia untuk menyudahi puasa emas sepakbola SEA Games yang terakhir diraih tahun 1991 silam.

Dalam laga puncak, yang akan dilangsungkan Senin (21/11/2011) lusa, Indonesia akan kembali menantang Malaysia, yang sebelumnya menang 1-0 atas Myanmar. Itu akan menjadi pertandingan kedua Indonesia vs Malaysia setelah pada fase grup lalu laga berkesudahan 1-0 untuk keunggulan 'Harimau Malaya Muda'.

Jalannya Pertandingan

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (19/9/2011) malam WIB, laga Vietnam vs Indonesia berlangsung dalam tempo cepat sejak menit awal. Hingga menit 15 kedua tim masih terbilang berimbang.

Indonesia memiliki peluang pertamanya di menit 18 saat umpan lambung yang dilepaskan Okto tepat mengarah ke Wanggai yang berdiri tanpa kawalan di tengah kotak penalti. Alih-alih terjadi gol, Wanggai gagal mengendalikan bola dengan sempurna dan si kulit bundar lepas dari penguasaannya.

Tekanan Indonesia berlanjut semenit berselang, saat Okto menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa dijinakkan kiper Vietnam, Tran Buu Ngoc. Tak lama berselang tendangan bebas Egi Melgiansyah yang berbelok usai membentur pagar hidup pemain Vietnam masih bisa ditangkap kiper.

Tran Buu Ngoc kemudian membuat dua penyelamatan gemilang saat dia meninju keluar lapangan bola yang mengarah tepat ke gawangnya. Pada kesempatan lain Wanggai berhasil mengecoh beberapa pemain belakang Vietnam di dalam kotak penalti, namun karena terlalu lama mengolah bola dia kemudian tak menghasilkan apapun.

Indonesia terus tampil dominan di babak pertama, namun hingga turun minum tak ada gol berhasil dilesakkan.

Di menit pertama babak kedua Indonesia langsung mengkreaskikan peluang. Tibo berhasil mencuri bola di tengah lapangan dan melakukan solo run ke kotak penalti. Berusaha mengarahkan bola ke tiang jauh saat tinggal berhadapan dengan kiper, si kulit bundar bergulir terlalu lebar.

Penantian puluhan ribu pendukung Indonesia yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno akhirnya tuntas di menit 60 setelah Wanggai menjebol gawang Vietnam. Tendangan bebas yang dia lepaskan di muka kotak penalti membentur kaki pagar hidup pemain lawan, bola yang bergulir ke sudut bawah tiang dekat tak kuasa dihalau kiper. Vietnam 0 Indonesia 1.

Tibo nyaris menggandakan keunggulan di menit 67 ketika sepakan yang dia lepaskan dari sudut sempit masih bisa dihadang kiper Tran Buu Ngoc. Di sisi lain Vietnam yang berusaha menyamakan kedudukan terus menemui kegagalan dalam upaya menembus pertahanan Indonesia. Upaya melakukan tembakan jarak jauh juga tak efektif karena tak ada yang tepat sasaran.

Indonesia akhirnya memastikan tiket ke final setelah Tibo mencetak gol yang membuat Indonesia unggul 2-0. Menggiring bola ke dalam kotak penalti, Tibo melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri. Bola membentur kaki bek Vietnam dan melayang melewati jangkauan kiper Vietnam. Skor berubah menjadi 2-0.

Di periode injury time Tibo nyaris menambah jumlah golnya. Sepakannya ke gawang yang sudah kosong masih terhadang bek Vietnam yang datang sambil menjatuhkan diri. Skor 2-0 untuk keunggulan 'Garuda Muda' tak berubah hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang.

Minggu, 27 November 2011

Sepakbola SEA Games ke-26, INDONESIA vs MALAYSIA (0-1)

Pemain Timnas Malaysia merayakan kemenangan seusai pertandingan babak penyisihan Grup A SEA Games, cabang olah raga sepak bola melawan Indonesia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (17/11/2011). Walau kalah atas Malaysia 0-1, Indonesia sudah dipastikan lolos ke babak semi final setelah meraih poin penuh di tiga pertandingan terdahulu.

JAKARTA - Dihadapan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Utama Senayan Jakarta, Indonesia dikalahkan Malaysia 0-1 pada laga lanjutan Grup A Sea Games 2011, lewat gol Ibrahim Sahrul Aswari menit ke- 17 menit pada babak pertama. Dengan hasil ini, Malaysia memuncaki grup A dengan 10 poin dan Indonesia di peringkat dua dengan 9 poin. 
 
Sulitnya menembus pertahanan Malaysia telah terlihat dibabak pertama. Ferdinan Sinaga dan Lukas Mandowen yang tampil atraktif di lapangan tengah, selalu dapat dipatahkan oleh pertahanan Malaysia.
Petaka terjadi dimenit ke-17, ketika serangan Indonesia digagalkan, sebuah umpan tarik kedepan yang cepat, dimanfaatkan dengan baik oleh Ibrahim Sahrul Aswari, pemain yang baru saja masuk menggantikan Wan Zaharul. Dengan cepat dirinya langsung berhadapan dengan kiper Indonesia. Satu sontekan yang pelan, membawa Malaysia unggul 0-1.
 
Setelahnya Indonesia mulai menyerang lewat pergerakan Lukas Mandowen dan Ferdinan Sinaga. Sayangnya barisan pertahanan rapi Malaysia, dapat mengagalkannya. Menit ke-36 Indonesia mendapat peluang melalui pergerakan Titus Bonai. Sayangnya peluang ini dapat diagagalkan. Hingga peluit megakhiri babak kedua, skor tidak berubah, tetap 0-1 untuk keunggulan Malaysia.
Babak kedua dimulai dengan serang bertubi-tubi Indonesia ke gawang Malaysia. Dua kali peluang emas Titus Bonai menit ke-47 dan 53 hampir membobol gawang Malaysia. Sayang, sepakannya ke kanan gawang terlalu melebar.
 
Menit ke-79, Okto Maniani yang menggantikan Lukas Mandowen hampir saja membobol Malaysia, namun tandukannya melayang diatas mistar gawang. Peluang terakhir Indonesia didapat Ferdinan Sinaga, sayang tembakannya lemah dan dapat ditangkap kiper Malaysia. Skor tidak berubah, Indonesia kalah 0-1 dari Malaysia.
 
Hasil ini membuat Indonesia harus menghadapi peringkat satu Grup B Vietnam. Sedangkan Malaysia menghadapi peringkat kedua Grup B yaitu Myanmar.

Sepakbola SEA Games ke-26, INDONESIA vs THAILAND (3-1)

Pemain Indonesia merayakan gol Titus Bonai ke gawang Thailand
 
JAKARTA - Tim nasional Indonesia U-23 berhasil lolos ke semifinal setelah membungkam Thailand 3-1, . Tambahan tiga poin membuat Indonesia kembali mengoleksi sembilan poin, sekaligus menyingkirkan tim sepak bola Thailand dari SEA Games. Sebetulnya, kedua tim tampil memeragakan permainan cepat. Namun, malapateka menimpa Thailand. Tim besutan Prapol Pongpanich itu harus bermain sepeluh pemain setelah Theeraton Bunmathan mendaptkan akumulasi kartu kuning pada menit ke-13. Pemain bernomor punggung 15 tersebut diganjar kartu kuning kedua akibat menjatuhkan Andik Vermansyah saat melakukan penetrasi di sayap kanan. 
Indonesia yang unggul jumlah pemain semakin terlihat mendominasi permainan. Bek Diego Michiels yang rajin melakukan pentrasi dari sayap kanan nyaris membobol gawang Thailand. Sayang tembakan Diego masih bisa digagalkan oleh kiper Thailand, Ukrit Wongmeema pada menit ke-16.
Meskipun demikian, Indonesia tidak dibiarkan leluasa bermain. Beberapa kali serangan yang dilancarkan Egi Melgiansyah dan kawan-kawan berhasil dipatahkan barisan pertahanan Thailand. Indonesia tak menyerah begitu saja. Mereka terus menjaga intensitas serangannya.
 
Akhirnya, perjuangan keras Indonesia membuahkan hasil berkat gol yang diciptakan Titus Bonai pada menit ke-33. Gol tersebut berawal dari umpan silang Hasim Kipuw setelah melakukan pentrasi di sektor kanan. Umpan tersebut langsung disambut Tibo dengan sundulan dan gol. Gol tersebut membuat Indonesia semakin menggila.

Dengan permainan cepat dan umpan satu-dua, Indonesia terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Thailand. Serangan Indonesia nyaris membuahkan hasil pada menit ke-39. Setelah menguasai bola, Tibo mengirimkan umpan terobosan kepada Andik. Melihat kiper Thailand maju, Andik langsung mengangkat bola. Sayang bola justru melayang di atas mistar Thailand.
Tidak ingin kehilangan momen, Indonesia terus membombardir pertahanan Thailand. Akan tetapi, tidak ada gol tambahan hingga turun minum.
 
Di awal babak kedua, Indonesia diganjar hukuman penalti setelah Abdurahman menjatuhkan Sarach Yooyen. Ronnachai Rangsiyo yang tampil sebagai eksekutor sukses menjaringkan bola pada menit ke-51. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1. Namun, hasil imbang tersebut hanya bertahan 12 menit. Indonesia kembali unggul 2-1 berkat gol yang diciptakan Patrich Wanggai, memanfaatkan sepak pojok. 
Indonesia pun semakin di atas angin, setelah  Thailand harus bermain sembilan pemain karena Ekkasit Chaobut mendapatkan akumulasi kartu kuning pada menit ke-65. Chaobut diganjar kartu kuning kedua akibat melanggar Andik.

Indonesia pun mampu memaksimalkanya. Ferdinand Sinaga berhasil mencetak gol di masa injury time. Berawal dari serangan balik, Wanggai mengirimkan umpan silang. Ferdinand menyambut umpan tersebut dan gol. Gol itu pun mengunci kemenangan Indonesia 3-1.

Sepakbola SEA Games ke-26, SINGAPURA vs INDONESIA (0-2)

Pemain Timnas SEA Games, Patrich Wanggai, merayakan golnya ke gawang Singapura, dalam lanjutan babak penyisihan SEA Games 2011, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Indonesia menang 2-0. 11 November 2011.

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 kembali meraih hasil sempurna, Menghadapi Singapura di laga kedua SEA Games XXVI/2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kemarin siang tim besutan Rahmad Darmawan itu mengalahkan Singapura dengan skor 2-0.

Tak hanya mengamankan tiga poin, hingga partai kedua gawang timnas U-23 yang dikawal Kurnia Meiga belum sekalipun kebobolan. Dengan kemenangan ini untuk sementara Indonesia kembali menempati posisi teratas klasemen sementara Grup A dengan poin enam.


Tampil di bawah terik matahari pukul 14.00 WIB skuad Merah Putih langsung menggebrak. Berawal dari bola kik off kerjasama Diego Michiels, Egi Melgiansyah, dan Titus Bonai berhasil dikonversi menjadi gol oleh Patrich Wanggai ketika pertandingan baru berjalan 45 detik!.


Unggul cepat membuat Egi Melgiansyah dkk makin bersemangat membombardir gawang Singapura yang dikawal Mohammad Izwan Bin Mahmud.Menit ke-10 dan 15 secara beruntun Patrich mengancam gawang Singapura. Sekali melenceng tipis dan sekali digagalkan kiper.


Cuaca panas akibat sengatan matahri sepertinya juga menular ke emosi pemain. Beberapa kali dalam laga kemarin pemain kedua tim terlibat "duel" yang dilanjutkan saling gontok-gontokan di lapangan dan harus dilerai wasit. Bahkan dimenit ke-22 Singapura harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain depannya Navin Neil Vanu diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain timnas Merah Putih berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-36 lewat aksi menawan Titus Bonai.


Sayang setelah unggul 2-0 dan lebih dalam jumlah pemain pemarforma tim malah tidak main bagus. Sebaliknya ritme dan determinasi tim mengendur. "Pemain sepertinya malah terbawa irama permainan Singapura yang mengubah formasi dari 3-4-3 menjadi 4-4-1 setelah kehilangan pemain. Skuad Garuda Muda juga berkali- kali terpancing emosinya oleh permainan cenderung kasar yang diperagakan Singapura.


Di menit-menit akhir beberapa pemain timnas U-23 terlihat lebih memilih pamer skill individu daripada bermain sebagai tim. Akibatnya aliran bola yang mestinya jadi peluang bisa dengan mudah dibaca oleh barisan pertahan lawan.


"Saya bersyukur dengan hasil ini walau sempat mengalami rasa seperti kurang percaya diri setelah unggul 2-0. Tapi dibantu positioning saat kehilangan bola dan tampil cukup disiplin itu membuat Singapura tidak bisa menekan," kata Rahmad Darmawan pelatih timnas U-23 dalam press conference usai pertandingan.


Menurut Rahmad, di laga kemarin pemainnya juga sering melakukan pelanggaran di sepertiga daerah sendiri. "Di babak kedua justru beberapa kali pemain kita keasyikan bermainan individu. Dribbling tidak efesisen dan kurang manfaatkan lebar lapangan," beber Rahmad. Pemain timns era 80-an itu juga mengakui pemainnya sedikit terpancing emosinya oleh permainan keras yang dilakukan pemain Singapura. "Itu akan jadi catatan buat saya," tegasnya.


Sementara itu Slobodan Pavkovic menyatakan jika kekalahan timnya lebih disebabkan oleh kesalahan individu pemain. "Kesalahan indivisu merusak semua persiapan dan strategi yang saya siapkan," kata Slobodan Pavkovic.


Menurutnya, gol cepat Indonesia disebabkan kesalahan barisan belakang. Dan kartu merah yang diterima Navin Neil Vanu ketika pertandingan baru berjalan 22 menit menurut Pavkovic membuat timnya makin kesulitan menandingi Indonesia. "Apalagi sebelumnya kami baru menyelesaikan pertandingan jam sembilan malam (Rabu malam) dan sekarang kami harus main jam dua siang. Itu menyulitkan kami," papar pelatih asal Serbia ini.

Sabtu, 26 November 2011

Sepakbola SEA Games ke-26, INDONESIA vs KAMBOJA (6-0)


Penjaga gawang Kamboja, Sou Yaty tidak mampu menghalau tendangan bebas dari pemain Indonesia Patrich Wanggai.

JAKARTA - Skuad Garuda Muda besutan Pelatih Rahmad Darmawan pesta gol 6-0 atas Kamboja dalam laga perdana SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Empat pemain Papua memberikan warna dalam permainan tim Merah Putih ini.
Penyerang Papua, Titus Bonai membuka gol Indonesia pada menit ke-26, memanfaatkan umpan silang dari pemain Papua, Stevie Bonsapia. Giliran Patrich Wanggai --jua dari Papua-- melesakkan dua gol. Gol lainnya tercipta melalui Gunawan Dwi Cahyo menit ke-30, Andik Vermansyah (80) dan Ramdani Lestaluhu (84).
Pasukan besutan Rahmad Darmawan nyaris mendikte Kamboja selama pertandingan. Patrich Wanggai dan kawan-kawan menggebrak pertahanan Kamboja begitu peluit babak pertama dimulai. Memainkan bola-bola pendek, tim yang dikomandani Egi Melgiansyah ini mengurung dan memaksa para pemain Kamboja bertahan.
Pada menit ke-4, pemain belakang Abdurrahman, nyaris mencetak gol setelah menanduk bola yang mesat dari tendangan sudut, namun sayang, tandukannya meluncur sedikit di atas mistar. Tiga menit kemudian, giliran pemain sayap kiri Ferdinand Sinaga yang nyaris membuka kemenangan. Namun, setelah berlari kencang, tendangan keras Ferdinand di dalam kotak penalty masih bisa ditepis penjaga gawang Kamboja Sou Yaty.
Dua penyerang timnas asal Papua, Titus Bonai dan Patrich Wanggai, tak kalah gertak. Mereka berulangkali menerobos barisan pertahanan Kamboja, namun sampai menit ke-25 usaha mereka belum berbuah.
Gol baru tercipta di menit ke-26 lewat sundulan Titus Bonai. Memanfaatkan umpan silang dari Stevie Bonsapia, tandukan keras Titus Bonai melesat deras ke gawang Kamboja. Skor pun berubah 1-0 untuk kemenangan Indonesia.
Unggul sementara tak membuat para pemain besutan Pelatih Rahmad Darmawan mengendurkan serangan, sebaliknya, mereka justru lebih galak menekan pertahanan Kamboja dari sayap kiri dan kanan. Hasilnya, Patrich Wanggai sukses menggandakan kemenangan menjadi 2-0 tendangan bebas di menit ke-30 . Tendangan patrich yang meluncur deras gagal diantisipasi Sou Yaty.
Tertinggal 2-0 agaknya membuat para pemain Kamboja mulai kehilangan konsetrasi. Terbukti, enam menit kemudian Kamboja kembali kebobolan. Kali ini lewat tandukan rendah Gunawan Dwi Cahyo di menit ke-36. Tak sampai lima menit kemudian, Patrich Wanggai kembali memaksa penjaga gawang Sou Yaty memungut bola dari gawangnya sendiri. Patrich mencetak gol ke-4 lewat tandukan setelah memperoleh umpan matang dari Oktavianus Maniani.
Meski nyaris bertahan penuh, tak berarti para pemain Kamboja tak memberi perlawanan. Mengandalkan serangan balik yang cepat, mereka sempat memasukkan bola ke gawang timnas. Namun hakim garis memutuskan Phourng Soksana keburu kejebak offside sebelum melesakkan bola.
Babak kedua, tim Merah Putih tak mengendurkan serangan. Kamboja hanya berusaha mempertahankan supaya tak bertambah jumlah golnya. Pada menit 80, gol kelima akhirnya dibuat Indonesia. Dari sepak pojok yang diambil pendek, bola lantas digiring Andik Vermansyah dari pinggir ke tengah. Andik lantas melepaskan tembakan keras untuk membuat skor menjadi 5-0.
Indonesia terus menggempur Kamboja yang sudah sangat terkuras staminanya. pada menit ke-84, Andik mencuri bola di kanan dan kemudian memberikan operan jitu ke depan gawang. Ramdani Lestaluhu berhasil menyambar bola untuk mengubah skor jadi 6-0.

Minggu, 26 Juni 2011

Air Zamzam

Air Zamzam berasal dari mata air Zamzam yang terletak di bawah tanah, sekitar 20 meter di sebelah tenggara Ka'bah. Mata air atau sumur ini mengeluarkan Air Zamzam tanpa henti. Diamanatkan agar sewaktu minum air Zamzam harus dengan tertib dan membaca niat. Setelah minum air Zamzam kita menghadap Ka'bah.

Sumur Zamzam mempunyai riwayat tersendiri. Sejarahnya tidak dapat dipisahkan dengan istri Nabi Ibrahim AS, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail AS. Sewaktu Ismail dan Ibunya hanya berdua dan kehabisan air untuk minum, maka Siti Hajar pergi ke Bukit Safa dan Bukit Marwah sebanyak 7 kali. Namun, tidak berhasil menemukan air setetes pun, karena tempat ini hanya merupakan lembah pasir dan bukit-bukit yang tandus dan tidak ada air dan belum didiami manusia selain Siti Hajar dan Ismail.

Penjelasan tentang sejarah ini adalah sbb:

Saat Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Ismail tiba di Makkah, mereka berhenti di bawah sebatang pohon yang kering. Tidak berapa lama kemudian Nabi Ibrahim AS meninggalkan mereka.
Siti Hajar memperhatikan sikap suaminya yang mengherankan itu lalu bertanya, " Hendak kemanakah engkau Ibrahim? Sampai hatikah engkau meninggalkan kami berdua di tempat yang sunyi dan tandus ini?".
Pertanyaan itu berulang kali, tetapi Nabi Ibrahim tidak menjawab sepatah kata pun.
Siti Hajar bertanya lagi,
"Apakah ini memang perintah dari Allah?"
Barulah Nabi Ibrahim menjawab, "Ya".
Mendengar jawaban suaminya yang singkat itu, Siti Hajar gembira dan hatinya tenteram. Ia percaya hidupnya tentu terjamin walaupun di tempat yang sunyi, tidak ada manusia dan tidak ada segala kemudahan. Sedangkan waktu itu, Nabi Ismail masih menyusu.
Selang beberapa hari, air dari Nabi Ibrahim habis. Siti Hajar berusaha mencari air di sekeliling sampai mendaki Bukit Safa dan Marwah berulang kali sehingga kali ketujuh (terakhir) ketika sampai di Marwah, tiba-tiba terdengar oleh Siti Hajar suara yang mengejutkan, lalu ia menuju ke arah suara itu. Alangkah terkejutnya, bahwa suara itu ialah suara air memancar dari dalam tanah dengan derasnya. Air itu adalah air Zamzam.

Air Zamzam yang merupakan berkah dari Allah SWT, mempunyai keistimewaan dan keberkatan dengan izin Allah SWT, yang bisa menyembuhkan penyakit, menghilangkan dahaga serta mengenyangkan perut yang lapar. Keistimewaan dan keberkatan itu disebutkan pada hadits Nabi, " Dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah s.a.w bersabda: "sebaik-baik air di muka bumi ialah air Zamzam. Air Zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit ".

Bismillah...

Alhamdulillah... Akhirnya, blog pertama saya selesai dibuat hari ini, Ahad, 26 Juni 2011/24 Rajab 1432 H.
SEMANGAT!!! ^_^